ameliap09's blog

Just another weblog

Februari merindu

February28

Semilir angin pelan merambat,

Hawa dingin lemah kurasa merayap,

Mendung langit kulihat,

Sesaat kuberpikir, mengapa semua harus begini adanya,

Dengan langkah gontai kususuri hari,

Gerimis tak lagi kuhiraukan,

Mataku sayu menatap,

Lidahku kelu tak lagi berucap,

Ada rindu untuk hujan hari ini,

Ada harap untuk gerimis saat ini,

Kucari di cakrawala cahaya matahari,

Kusorot jauh awan hitam tuk mencari cahaya malam,

Ada rasa sesal kuungkap,

Ada rasa sedih kudekap,

Ada rasa bersalah merayap,

Mencoba diri untuk bersiap,

Sesaat sebelum kumeninggalkan masa ini,

Dan kuberdoa semuanya akan abadi,

Mengharap semuanya akan tetap ada,

Berpikir semoga masih ada kesempatan kedua,

Bingung dan gelisah ada kurasa,

Terpikir apakah ada sesaal disaat kita akan terpisah,

Kukuatkan hati membayangkan bunga mulai bernyanyi,

Pelan kuberbisik selamat tinggal  sahabat,

Biarkanlah disini kumenangis,

Selamat jalan sobat,

Di senja ini kita berpisah,

Kuukir terimakasih untuk kenangan yang kau tinggalkan,

Bersama gerimis kutitip rindu dan kasih untukmu,

Semoga sesaat sebelum dirimu terbangun,

Semuanya belumlah berubah,

Akh, di februari ku merindu,

Seorang teman yang dulu menemaniku dalam mimpi,

Kutersenyum dan sekali lagi kuberbisik,

Bangunkan aku dari tidur panjang,

Jika Februari kembali memanggilku datang.

posted under life | No Comments »

cahaya

February27

aku sayang keluargaku

posted under family | No Comments »

Lorong berujung

February27

Ada yang masih ku cari
Karena tiba2 pergi. Harmoni

Ada yang runtuh berserakan
Karena dendam dan permusuhan. Persahabatan

Ada puing tragedi
Retak jauh d kali. Toleransi

Harus ku beranikan diriku
Untuk memberitakan kegelapan zaman masa transisi

Kutahu lorong ini bukan tak berujung
Karena pelita yang kubawa
menuntun langkah letihku ke luar dari liku keputus-asaan

Tapi,ku takut pelita ini mati dini
karena hati kita kering harmoni dan toleransi
Kecuali tangan yang kuat bersatu melangkah pasti ke luar lorong panjang itu. . . .

posted under life | No Comments »